Senin, 27 Juni 2011

Definisi gambar yang digunakan dalam dunia piping engineer

                           Kalau kita melihat pabrik kimia, kilang minyak atau pabrik LNG, kita akan menyaksikan pipa-pipa berbaris menghubungkan antara vessel, tower, pompa dan lainnya. Bagi seorang insinyur pipa (piping engineer), penampakan luar yang indah memang bukan tujuan desain tata letak pipa, tetapi ada keindahan dan kepuasan tersendiri saat melihat barisan pipa tersebut. Dalam mewujudkan hal tersebut seorang engineering harus melalui tahap2 pengambaran seperti berikut. berikut adalah jenis jenis penyajian gambar untuk pendesainan suatu plant.



1. Proses Flow Diagram (PFD)
                Dalam gambar diagram ini dijelaskan dan diceritakan secara skematik detail proses aliran fluida dalam unit plan dan pada umum nya kurang dijelaskan detail peralatan mekanikal. juga memperlihatkan semua interkoneksi utama antar unit, seperti proses unit, utility plants da juga fasilitas penampungan.
Dalam PFD digambarkan : 
- Arah aliran fluida
- kandungan, karakteristik, temperatur dan tekanan fluida yang beroperasi
- Piping savety arangement
- Letak proses kontrol
- Equipment yang digunakan, dst
                 Pengembangan PFD selanjutna diperdetail menjadi P&ID yang dijadikan referensi khususna buat piping desainer untuk melakukan routing pipa dengan melakukan kaidah desain praktis. P&ID ini juga oleh piping group digunakan mengembangkan equipment layout hingga plotplan, juga sebagai acuan melakukan pengaturan tataletak peralatan.

 2. Piping dan Instrumentasi Diagram (P&ID)
                 P&ID adalah proses pendetailan lebih lanjut dari PFD dimana dijelaskan seluruh peralatan pabrik (equipment/turbin, pompa, kompresor, head exchanger dll), valve, piping spesial item, peralatan instrumentasi, seluruh koneksi antar peralatan hingga pipe line sehingga mudah untuk dibaca dan dilakukan routing. seperti contoh pada piping sendiri didetailkan line number, arah flow, tekanan kerja, persyaratan slope dll

3. General Arrangement (GA)
                 General arrangement merupakan tataletak/layout daripada peralatan mekanik, pressure vessel, pipe routing, pipe support, ladder. dimana penggambaran na itu dilengkapi dengan line number, koordinat equipment, dimensi dan callots.
General Arrangement ini di tampilkan dalam 2 pandangan
   - Pandangan atas dengan elevasi tertentu
   - Pandangan samping dari potongan dengan memperlihatkan posisi piping dan mekanikal equipment 
     dan keseluruhan elevasi
Jadi pada inti na GA untuk mengetahui jarak, ketinggian, dimensi dari equipments plant yang akan dibangun

4. Plot Plan
                   Merupakan salah satu dokumen kunci yang dihasilkan selama fase engineering yang merupakan plot dari berbagai proses. didalam na ditunjukkan lokasi peralatan mekanik, tumpuan dari berbagai insfrastruktur dan tata urutan berbagai aktifitas besar engineering dan konstruksi
tahapan plot plan
1. Proposal plotplan
     ==> mengestimasi suatu proyek sehingga diketahui keperluan material secara kasar
     ==> Presentasi pengaturan unit sbg gambaran ke client
     ==> Informasi gambar equipment utama beserta fasilitas pendukung dan dimensi menyeluuruh
2. Planing plotplan
     ==> Setelah ditandatangani kontrak maka plotplan diperbaharui untuk info terakhir untuk mendapatkan review dan approval dari client
3. Construction plotplan
    ==> Pada tahap ini dikenal juga tahap lengkap sempurna dimana semua equipment telah pasti ukuran na dan besarna dan dalam peletakan terbaik na sesuai kebutuhan proyek. termasuk juga akses jalan, gedung, juga pipe rack.
Dalam mengerjakan plotplan ini engineer membutuhkan :
     - Daftar Equipment List
     - PFD
     - Block Flow Diagram
     - Spesifikasi
     - Proses Desain Data ==> Menjelaskan/ menginformasinkan pemetaan letak geografis, jalan, rel kkereta api, sungai, dsb PDD juga menginfokan kondisi cuacatahunan, suhu udara, kelembaban, ketinggian, kec.angin, curah hujan,dsb. juga referensi elevasi plan dan koordinatna
    - Dimensi dan ukuran equipment
    -  Material konstruksi

5. Gambar Isometrik
Untuk pekerjaan piping di dalam shop maupun ereksi di lokasi dituangkan langsung di dalam gambar isometrik. Gambar isometrik merupakan detail routing suatu line dengan ditunjukan nomor line tertentu dan digambarkan secara 3 sumbu X-Y-Z. Gambar isometrik juga menunjukan size line, arah flow, dan spesifikasi line tersebut.
Di dalam gambar isometric tersebut harus sudah dilengkapi dengan :
1. Secara umum
* kepala gambar
* Data-data Design
* Drawing Status
* Drawing Reference.
* Notes / Remarks
* Platform North Orientation.
2. Spesifik Instruction / Prosedure.
* bill of material
* spool number
* cut lenght
* Joint Number
* Shop Joint / Welding Number.
* Field Welding Number (if required).
* Spool Dimension.
* Overall Line / Spool Dimension.
* Line Elevation.
* Material Identification.
* Instrument Connection (if required)
* Sambungan Line / Gambar

6. Gambar Piping Support
Pipe support merupakan bentuk struktural penyanggga atau dudukan piping pada posisi / elevasi tertentu baik disebabkan adanya stress / tegangan yang bekerja maupun tidak. Pipe support merupakan bentuk terpisah dari struktur deck / module dan pada penempatannya dapat menjadi satu dengan main structure atau terpisah.
Pipe support dari bentuknya dapat dibedakan menjadi :
* Stanchion / Dummy pipe support.
* Lug pipe support.
* Trunnion pipe support.
* Structural pipe support. (Dimana bentuk struktural ini dapat berbentuk : Bentuk kantilever, bentuk ” L” / angle, bentuk “U”, maupun melintang/crossing framing deck.)
* Shoe pipe support.
* Guide pipe support.
* Hanger pipe support.
* Kombinasi pipe support diatas.
Pipe support dari tujuannya dapat dibedakan menjadi :
1. Sliding pipe support.
2. Anchor pipe support.
Di dalam gambar pipe support tersebut harus sudah dilengkapi dengan :
1. secara umum
* Kepala Gambar.
* Drawing Status
* Drawing Reference.
* Notes / Remarks
* Project terkait.
2. Spesifik Instruction / Prosedure.
* Bentuk pipe support.
* Tujuan pipe support.
* Bill of Material.
* Cutting instruction.
* Facing view / arah pandangan.
* Section View
* Elevasi terhadap deck/platform
* Referen terhadap deck.
* Line number piping yang disupport.
* Dimensional / jarak-jarak terhadap line pipingnya.
* Line Elevation.
* Material Identification.
* Accessories yang diperlukan.

1 komentar:

  1. TERIMA KASIH ,ARTIKELNYA SANGAT BERMAMFAAT ,IZIN COPAS GAN...

    BalasHapus